Kobarkan Semangat Kemerdekaan di Tengah Pandemi Covid-19

KARYA ANGGOTA, TEAM CYBER
Kobarkan Semangat Kemerdekaan di Tengah Pandemi Covid-19   Bangsa Indonesia kembali merayakan kemerdekaan yang ke 75. Sejarah mencatat, kemerdekaan bangsa ini lahir dengan tetesan darah dan keringat para pejuang kemerdekaan. Kita pantas berterima kasih kepada para pahlawan yang mengantar negeri ini pada kemerdekaan bangsanya. Tentu saja bukan sejarah yang pendek karena 350 tahun kita dijajah bangsa Belanda dan 3,5 tahun kita dijajah bangsa Jepang dengan segala penderitaan dan kesengsaraannya. Kini ketika Indonesia memasuki usia ke 75 keadaan bangsa seperti berbalik 180 derajat dengan era perjuangan. Walupun sekarang Indonesia sudah merdeka melawan para penjajah tetapi saat ini¬† masyarakat Indonesia sedang berusaha melawan virus mematikan yang sering di sebut virus corona atau covid-19. Virus ini dapat menyebar¬† secara cepat. Sudah banyak masyarakat yang menjadi korban hingga meninggal dunia bahkan para pejabat dan…
Read More

Tantangan Pramuka di Era Pandemi Covid-19

KARYA ANGGOTA, TEAM CYBER
Tantangan Pramuka di Era Pandemi Covid-19   Praja Muda Karana atau lebih di kenal dengan Pramuka telah lahir pada tanggal 14 Agustus 1961, yang berarti sudah 59 tahun ada dan sudah tidak muda lagi. Seiring perkembangan zaman yang semakin maju maka ada tantangan yang dihadapi oleh Pramuka Indonesia yaitu perkembangan yang sangat pesat pada bidang teknologi dan internet. Di tambah dengan adanya pandemi Covid-19 di tahun 2020 ini, maka tantangan semakin besar yang akan di hadapi. Masyarakat dunia sekarang mengalami masalah kesehatan skala global maka seorang anggota pramuka tidak bisa mengabaikan hal ini. Kegiatan kepramukaan yang biasanya banyak di lakukan di luar ruangan kini harus dilakukan di dalam ruangan dengan bantuan kecanggihan teknologi dan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah yang berwenang. Pramuka dengan karakter dan…
Read More

Sajak Kartini Pemangku Adat 414 Masa Bakti 2020

KARYA ANGGOTA
Teruntuk Wanita Indonesia (Oleh: Muzammilah) Dulu ketika Wanita Indonesia berada di batas-batas penjajahan, Hidupnya selalu dalam tekanan Tak dapat berbuat banyak Hanya bisa meratapi keadaan Wanita tak pernah dihargai, Tak pernah sekalipun bisa berpendapat, Berargumen, atau sebatas memberi saran. Dan jadilah, wanita hanyalah menjadi objek pemuas laki-laki. Dunia penuh dilema dengan adanya emansipasi, Tapi tanpa adanya emansipasi bagaimana dengan tegaknya demokrasi. faktanya, di era yang semaju ini, Masih banyak sekali kaum wanita yang tetap tidak merasakan apa itu emansipasi. Kebebasan berpendapat, berekspresi, bahkan kebebasan untuk ikut andil dalam berevolusi. Salahkah jika wanita-wanita ini berjuang untuk kebahagiaannya sendiri? Salahkah jika wanita-wanita ini berharap untuk bisa mengangkat harga diri? Tenang saja ini hanya tentang persamaan derajat dan hak asasi Bukan untuk mengangkangi Pundak lelaki. Kami cukup tau diri untuk tidak terlalu melangkahi…
Read More